Sepertinya aku dan mereka yang laen... hidup kami di penuhi dengan impian... punya cita2 dan harapan akan kejayaan dan kebahagiaan... namun tak semua yang bertuah mendapatkan segala apa yang dihajatkan... semuanya bergantung pada apa yang diusahakan... dan juga sedikit pengorbanan...
Perubahan...
bagi aku itu yang perlu aku lakukan... dan telah pun aku lakukan... dan berbekalkan usaha aku yang berterusan... dan juga nasihat dari kawan-kawan... aku akhirnya disini...
Terima kasih Tuhan...
Bersyukur aku dengan setiap kurnia mu... dan setiap darinya itu harapan aku mampu mendekatkan aku kepadamu... aku terima segala cacian... makian... tomahan dan dugaan sebagai balasan akan segala perbuatan aku dulu... moga yang terluka kau bukakan hati mereka untuk memaafkan... agar tenang aku menjalani kehidupan...
I don't like to commit myself about heaven and hell - you see, I have friends in both places...
Friday
Sunday
25 Senarai Perempuan Murahan Malaya-by Zulhelmi Ramlee
1. Berambut perang..tak pun rambut kaler merah highlight sikit-sikit budget Avril
aku suke penulisan die yang nie... dan bak kata "fared ayam" - Kalau nak urban pergilah lepak pavi makan tutti frutti"... kudos to wordjari.blogspot.com
mampu tak mampu itu aku yang tentu...
Di satu ketika aku adalah orang yang meminta-minta... diwaktu sesak kala kehidupan seakan nazak... aku meminta diberi sedikit bantuan... dan selalunya... sememangnya... bantuan itu dari segi kewangan... ye.. kewangan... hidupku itu begitu dalam kesempitan... seperti tidak cukup apa yang ada untuk dibelanjakan...
tapi aku jadikan "meminta" itu yang terakhir sebagai pilihan... segala yang ada itu dulu aku usahakan... dan kadangkala... hanya dengan usaha... hasil tidak memberikan apa-apa... hanya pasrah dan barulah menebalkan muka meminta... dan sepertinya kelihatan aku sentiasa dalam kesesakkan... kekurangan... mengikat perut menanggung keperitan...
dengan itu aku dibenci... aku dicaci dimaki... hanya kerna kekurangan diri... tapi aku biar... aku redha... kerna mereka tak tahu keadaan sebenar... hanya menghakimi tanpa meneliti... memperhati dengan mata dan bukannya hati... bahawa yang tersirat itu sebenarnya aku sembunyi....
Yang aku pinta itu sebenarnya bukan simpati... tapi nilai dan ikhlasnya seseorang itu menghulurkan persahabatan sejati... dimana ada bukan ketika aku ketawa... tapi juga disaat mata menitiskan airnya... kerna mengetahui itu lebih berharga walaupun maki caci dan nista yang aku perlu hadapi untuk mengetahuinya...
Aku memilih untuk susah... bukan kerna kedua orang tuaku tak mampu menyenangkan aku... mereka telah terlampau menyenangkan aku membuat aku risau... risau disaat mereka tua nanti aku tak mampu memberi apa yang mereka pernah beri... aku bukan abangku... aku tak berani nak meminta menyusahkan mereka... setelah aku mereka berikan kereta... cukup... cukup... tak perlu lagi bersusah demi anakmu ini...
Lebih rela aku susah... lebih rela aku payah.... kerna dari dulu ibu.. kerna dari dulu ayah.... tak pernah mereka mendidikku mendapatkan segalanya dengan mudah... dan dari situ aku berlajar.... biarlah bukan anak kesayangan... biarlah aku sering dipinggirkan... tapi hasilnya... aku mampu banggakan mereka...dengan segala apa yang ada... aku tahu... aku sendiri yang usahakan... orang tuaku bukan kaya... mereka sederhana... walau segala yang aku inginkan dengan mudah dapat mereka sediakan... tapi mereka sederhana...
aku dikurniakan sikap ayah... dan syukur untuk itu... aku tahu bagaimana untuk berusaha...
tapi aku jadikan "meminta" itu yang terakhir sebagai pilihan... segala yang ada itu dulu aku usahakan... dan kadangkala... hanya dengan usaha... hasil tidak memberikan apa-apa... hanya pasrah dan barulah menebalkan muka meminta... dan sepertinya kelihatan aku sentiasa dalam kesesakkan... kekurangan... mengikat perut menanggung keperitan...
dengan itu aku dibenci... aku dicaci dimaki... hanya kerna kekurangan diri... tapi aku biar... aku redha... kerna mereka tak tahu keadaan sebenar... hanya menghakimi tanpa meneliti... memperhati dengan mata dan bukannya hati... bahawa yang tersirat itu sebenarnya aku sembunyi....
Yang aku pinta itu sebenarnya bukan simpati... tapi nilai dan ikhlasnya seseorang itu menghulurkan persahabatan sejati... dimana ada bukan ketika aku ketawa... tapi juga disaat mata menitiskan airnya... kerna mengetahui itu lebih berharga walaupun maki caci dan nista yang aku perlu hadapi untuk mengetahuinya...
Aku memilih untuk susah... bukan kerna kedua orang tuaku tak mampu menyenangkan aku... mereka telah terlampau menyenangkan aku membuat aku risau... risau disaat mereka tua nanti aku tak mampu memberi apa yang mereka pernah beri... aku bukan abangku... aku tak berani nak meminta menyusahkan mereka... setelah aku mereka berikan kereta... cukup... cukup... tak perlu lagi bersusah demi anakmu ini...
Lebih rela aku susah... lebih rela aku payah.... kerna dari dulu ibu.. kerna dari dulu ayah.... tak pernah mereka mendidikku mendapatkan segalanya dengan mudah... dan dari situ aku berlajar.... biarlah bukan anak kesayangan... biarlah aku sering dipinggirkan... tapi hasilnya... aku mampu banggakan mereka...dengan segala apa yang ada... aku tahu... aku sendiri yang usahakan... orang tuaku bukan kaya... mereka sederhana... walau segala yang aku inginkan dengan mudah dapat mereka sediakan... tapi mereka sederhana...
aku dikurniakan sikap ayah... dan syukur untuk itu... aku tahu bagaimana untuk berusaha...
Sunday
Katakan pada aku pernah kau jumpa insan yang tiada sejarah... hitam atau putih sejarah itu tetap akan ada...
kerna kenangan itu sebahagian dari kehidupan... terpulang pada individu itu untuk dijadikan pengajaran di masa hadapan....
Aku sepertinya juga kamu... hanya manusia biasa yang tak mungkin terlepas dari khilaf dan dosa...
Aku bukan insan sempurna yang memiliki segalanya... namun setiap yang ku miliki itu bagiku sempurna kerna itu pemberian Tuhan...
kerna kenangan itu sebahagian dari kehidupan... terpulang pada individu itu untuk dijadikan pengajaran di masa hadapan....
Aku sepertinya juga kamu... hanya manusia biasa yang tak mungkin terlepas dari khilaf dan dosa...
Aku bukan insan sempurna yang memiliki segalanya... namun setiap yang ku miliki itu bagiku sempurna kerna itu pemberian Tuhan...
Saturday
Suatu Yang Pernah
verse 1
habis sudah madah;
tak ada satu pun yang tertinggal,
setiapnya telah—
kau ambil dan terus kau jual.
seolah tak pernah memakna apa,
seolah tak pernah kau inginkannya,
seolah—
tak pernah...
verse 2
dikutipku bila sudi,
di bila tidak, dibiar mati,
dan lebih menyakitkan—
ku tetap tunggu di tepi jalan.
seperti tak pernah ku ada harga,
seperti tak pernah kita bersama,
seperti tak pernah kau mahu aku,
--tak pernah rindu
--tak pernah rayu
--dulu.
chorus
terleburhancur kebal rusukku;
berkecaisepai, terpecahbelah,
terima kasih atas ajarmu—
--cinta tak wujud
--ah, tak pernah.
dan dengarkan jeritku;
jujur tak terfitnah,
kau hanya bagiku—
suatu yang pernah.
verse 3
takkan ada apa—
yang mampu untuk buat kau pulang,
bila sudah tiada rasa—
bikinlah apa, tetap kau terbang.
takkanku pujuk kau jangan pergi,
takkan ku minta kau fikir lagi,
takkan ku paksa renung semula,
takkan ku suruh apa2.
takkan ku izin tubuh dibuka,
takkan ku pamer reput di dada,
takkan ku rebah,
takkan ku goyah,
takkan ku biar tubuh didarah.
(repeat chorus)
bridgepernah—
suatu yang pernah
suatu yang pernah
suatu—
pernah.
Fynn Jamal- you should see her perform live... i like her honest words...
habis sudah madah;
tak ada satu pun yang tertinggal,
setiapnya telah—
kau ambil dan terus kau jual.
seolah tak pernah memakna apa,
seolah tak pernah kau inginkannya,
seolah—
tak pernah...
verse 2
dikutipku bila sudi,
di bila tidak, dibiar mati,
dan lebih menyakitkan—
ku tetap tunggu di tepi jalan.
seperti tak pernah ku ada harga,
seperti tak pernah kita bersama,
seperti tak pernah kau mahu aku,
--tak pernah rindu
--tak pernah rayu
--dulu.
chorus
terleburhancur kebal rusukku;
berkecaisepai, terpecahbelah,
terima kasih atas ajarmu—
--cinta tak wujud
--ah, tak pernah.
dan dengarkan jeritku;
jujur tak terfitnah,
kau hanya bagiku—
suatu yang pernah.
verse 3
takkan ada apa—
yang mampu untuk buat kau pulang,
bila sudah tiada rasa—
bikinlah apa, tetap kau terbang.
takkanku pujuk kau jangan pergi,
takkan ku minta kau fikir lagi,
takkan ku paksa renung semula,
takkan ku suruh apa2.
takkan ku izin tubuh dibuka,
takkan ku pamer reput di dada,
takkan ku rebah,
takkan ku goyah,
takkan ku biar tubuh didarah.
(repeat chorus)
bridgepernah—
suatu yang pernah
suatu yang pernah
suatu—
pernah.
Fynn Jamal- you should see her perform live... i like her honest words...
Tuesday
10 terbaik...
misi mencari 10 terbaik sebelom 10hb nie...
aku tak rase aku boleh menulis dengan baik.. aku adelah beberapa karangan aku sejak dari dulu... dan untuk membukukan ke semua karya aku itu pernah terlintas dalam benak fikiran aku suatu masa dulu... niat tu tak pernah pun berkubur... cuma sebelom nie tak tau banyak sangat pasal buku membukukan nie...
So kali nie aku dapat peluang tu... bukan karya sepenuhnya oleh aku.... tapi himpunan karya2 14 orang writers yang hebat... ade 15 orang writers untuk 'zine" issue #1... tapi aku yang no 15 yang bernasib baek dapat join komuniti nie...
Jadi aku akan cube selitkan 10 karya yang aku rase paling ok and presentable lah untuk zine issue#1 nie.. thanks "KEBOBOS" sudi publish karya writer macam aku... tak sabar nak tunggu buku tu keluar...
owh ya... aku dah tukar kerje... nanti lah aku cerita...
aku tak rase aku boleh menulis dengan baik.. aku adelah beberapa karangan aku sejak dari dulu... dan untuk membukukan ke semua karya aku itu pernah terlintas dalam benak fikiran aku suatu masa dulu... niat tu tak pernah pun berkubur... cuma sebelom nie tak tau banyak sangat pasal buku membukukan nie...
So kali nie aku dapat peluang tu... bukan karya sepenuhnya oleh aku.... tapi himpunan karya2 14 orang writers yang hebat... ade 15 orang writers untuk 'zine" issue #1... tapi aku yang no 15 yang bernasib baek dapat join komuniti nie...
Jadi aku akan cube selitkan 10 karya yang aku rase paling ok and presentable lah untuk zine issue#1 nie.. thanks "KEBOBOS" sudi publish karya writer macam aku... tak sabar nak tunggu buku tu keluar...
owh ya... aku dah tukar kerje... nanti lah aku cerita...
Subscribe to:
Posts (Atom)
