Monday

Sepatah dua kata

bila bersama aku seakan lupa...
sepertinya terhenti waktu dan masa
bukan bahagia yang dirasa...
tapi selesa bersama...

tak pernah terwujud
dalam angan
tak pernah terlintas
dalam fikiran
ada dia
yang datang
tanpa tau asal tujuan
mungkin suratan...
mungkin jua telah tertulis dalam perjalanan kehidupan...
tiap satu persoalan pastikan ada jawapan...
cuma kebijaksanaan diri yang mampu menguraikan...

telah sepuas daya
menolak
menafikan
menjauh
tapi tetap
ia masih tetap
mendekat
datang
dan sepertinya
menetap

Bagaimana bisa aku menjauh...
dengan pandangan dan semyuman yang kau berikan..
membuat aku rapuh...
lenyap mentaliti yang sebentar tadi inginkan kau pergi


dengan semua aku menidakkan engkau
kerana apa yang aku kenal
engkau seorang yang sukar
tapi setelah bersama
aku sendiri bingung
apakah perlu aku terus cuba melenyapkan kewujudan engkau
atau perlu aku berterus terang
pada dunia
yang bahawa
engkau terlalu payah untuk di tidakkan

apa yang ku tertarik bukanlah rupa... tidak pula pada kata-kata...
tapi pada sekeping jiwa
jiwa yg punya persamaan...
yang mengerti erti keperitan...
pembelotan... harapan... kepayahan dan kepenatan...
yang lesu dipermainkan kalian...
dan kiri berharapn pada perubahan...

tapi kau juga bingung
kita sendiri
bingung
yang aku harap
pemberi lindung aku itu
bukan engkau
bukan engkau yang aku kenal dari dulu dulu
dan bila keberadaan engkau
disisi
aku hilang dari dunia realiti

No comments: